Kekuatan Arema FC juga ditopang Alfeandra Dewangga, Matheus Blade, dan Betinho di sektor tengah. Kombinasi tersebut membuat Persebaya harus bermain lebih sabar untuk keluar dari tekanan yang diberikan lawannya.
Arema FC sempat menggetarkan gawang Persebaya pada menit ke-18. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena pemain Arema FC lebih dulu berada dalam posisi offside.
Setelah momen tersebut, Persebaya mulai menemukan ritme permainan. Bajul Ijo membangun serangan secara bertahap dan berusaha memanfaatkan celah di pertahanan Singo Edan.
Memasuki pertengahan babak pertama, Persebaya mulai mengambil alih permainan. Serangan cepat serta umpan panjang dari lini belakang menjadi senjata Bajul Ijo untuk mengancam pertahanan Arema FC.
Tekanan Persebaya akhirnya menghasilkan gol menjelang turun minum. Yuran Fernandes mencetak gol pada menit 45+6 setelah menanduk umpan tendangan penjuru Francisco Rivera.