Pengambilan sumpah tersebut dipimpin langsung Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas. Dengan selesainya proses tersebut, Vickery secara resmi memiliki kewarganegaraan Indonesia dan berpeluang memperkuat Timnas Indonesia.
Vickery memiliki darah Indonesia dari nenek pihak ibu yang lahir di Medan, Sumatra Utara, pada 3 Desember 1937. Latar belakang tersebut menjadi bagian dari proses dia mendapatkan status WNI.
Kini, Vickery masih menunggu kesempatan untuk menjalani debut bersama Timnas Indonesia. Jika tidak ada perubahan, pemain sayap Macarthur tersebut berpeluang merasakan penampilan pertamanya bersama skuad Garuda pada FIFA Series 2026 bulan depan.
Dengan usia baru 20 tahun, kontrak bersama Macarthur hingga 2028, serta peluang debut bersama Timnas Indonesia yang semakin terbuka, Vickery masih memiliki ruang besar untuk mengembangkan kariernya. Keputusan menolak Peterborough United juga membuat masa depan pemain tersebut kembali menarik untuk dipantau dalam beberapa bulan ke depan.