JAKARTA, iNews.id – Drawing Piala AFF 2026 digelar di Jakarta, Kamis (15/1/2026) sore, menandai awal perjuangan Timnas Indonesia di turnamen regional paling prestisius Asia Tenggara. Skuad Garuda dipastikan berada di Pot 3, posisi yang berisiko langsung bertemu raksasa Asia Tenggara sejak fase grup.
Ajang ini menjadi titik awal era baru Timnas Indonesia bersama pelatih John Herdman. Herdman memikul ekspektasi besar untuk memutus kutukan Indonesia yang tak pernah menjuarai Piala AFF sejak edisi pertama pada 1996.
Namun, tantangan langsung menghadang Herdman. Pelatih asal Inggris itu harus menyiapkan tim tanpa sejumlah pemain bintang dan memaksimalkan potensi para pemain muda sebagai tulang punggung skuad Garuda.
Posisi Indonesia di Pot 3 mencerminkan penurunan status di level ASEAN akibat hasil mengecewakan pada Piala AFF edisi terakhir, di mana Indonesia gagal melaju dari fase grup. Kondisi ini menempatkan skuad Garuda pada jalur yang jauh lebih berat.
Dengan berada di Pot 3, Indonesia berpeluang masuk “grup neraka”. Setiap grup akan diisi satu tim dari Pot 1 dan satu tim dari Pot 2. Pot 1 dihuni dua kekuatan utama Asia Tenggara, Vietnam dan Thailand, sedangkan Pot 2 diisi rival klasik Indonesia, Malaysia dan Singapura.
Skenario terburuk terjadi jika Indonesia satu grup dengan Malaysia serta salah satu finalis edisi lalu, Thailand atau Vietnam. Jalur ke fase gugur dipastikan penuh tekanan, menuntut konsistensi dan kedalaman skuad.
Meski demikian, situasi ini bisa menjadi ujian mental bagi generasi baru Timnas Indonesia. Herdman menekankan pentingnya keberanian dan konsistensi tim untuk menghadapi lawan-lawan berat sejak fase grup.