Cara Timnas Spanyol Cetak Tim Juara Dunia, Pemain Dilatih Pahami Permainan sejak Belia

Abdul Haris
Spanyol juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 pada final di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. (Foto: FIFA)

MADRID, iNews.id - Timnas Spanyol mencetak generasi juara dunia dengan melatih pemain memahami permainan, mengambil keputusan, dan bekerja sebagai satu kesatuan sejak usia belia.

Model tersebut mengantarkan tim putra Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 dan 2026. Kesuksesan serupa juga dirasakan tim putri yang merebut gelar Piala Dunia Wanita 2023.

Generasi juara dunia 2010 dan 2026 dibentuk oleh pemain berbeda. Namun, kedua tim mempunyai benang merah berupa pemahaman permainan, penguasaan bola, serta kemampuan membaca pergerakan rekan dan lawan.

Kapten Timnas Putri Spanyol, Alexia Putellas, melihat banyak kesamaan antara tim putra dan putri Spanyol. Keduanya tumbuh dalam ekosistem yang sama, mulai dari pembinaan kelompok usia muda hingga tim nasional senior.

Direktur Sekolah Pelatih Nasional Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), David Gutierrez, menilai fondasi keberhasilan La Roja mulai terbentuk pada era Luis Aragones. Mantan Direktur Olahraga Sepak Bola Putra RFEF, Jose Francisco Molina, juga menunjuk 2008 sebagai titik penting perubahan tersebut.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
4 hari lalu

Rahasia Timnas Spanyol Jadi Juara Piala Dunia 2026, Bukan Sekadar Bakat tapi Sistem Akademi

24 hari lalu

Geger! Wajah Erling Haaland Nempel di Ratusan Paket Kokain

26 hari lalu

Barcelona Naikkan Tawaran, Transfer Rodri dari Man City Masuki Tahap Krusial

26 hari lalu

LALIGA 2026-2027 Dimulai, Talenta Dunia dan Bola Baru Warnai Kompetisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal