Hanif Sjahbandi mengaku tidak ingin hanya berdiam diri selama masa pemulihan cedera. Karena itu dia memilih tetap aktif menjalankan berbagai kegiatan.
Dia membantu menjalankan berbagai program APPI sebagai organisasi yang menaungi para pesepak bola profesional di Indonesia.
“Saya juga rutin melakukan latihan sendiri. Saya meminta program dari tim dan tim medis untuk melakukan latihan fisioterapi. Di luar itu saya juga membantu APPI untuk menjalankan organisasi. Jadi tidak menganggur,” ujarnya.
Hanif Sjahbandi menilai tetap aktif beraktivitas penting untuk menjaga kondisi mental selama tidak bermain di lapangan.
“Artinya walaupun kaki saya tidak berjalan, otak saya masih berjalan. Saya merasa tidak berdaya kalau tidak melakukan apa-apa,” katanya.