“Krisis itu diciptakan oleh kalian para jurnalis, tetapi kami adalah profesional yang sudah ingin berkompetisi sejak hari pertama kami dilahirkan. Saya tidak percaya pada krisis apa pun.”
Fabregas juga menolak menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya melatih Manchester United pada masa depan. Dia memilih menghormati Carrick dan klub yang memiliki sejarah panjang tersebut.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengakui Como masih harus beradaptasi dengan padatnya jadwal pertandingan. Setelah menjalani laga pertama di Liga Champions, performa mereka di Serie A mengalami penurunan.
“Banyak pemain belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya, tetapi kami harus berkembang dan bermain dengan ambisi. Kami tidak bisa terlalu banyak berbicara tentang sejarah karena para pemain bisa melangkah ke lapangan dengan rasa takut. Seorang pelatih harus memberikan kepercayaan diri kepada pemainnya. Jika kami merasa berada di level yang lebih tinggi daripada posisi kami sebenarnya, semuanya justru akan menjadi lebih sulit,” tutur Fabregas.