Chivu Singgung Mental dan Energi usai Inter Milan Diusir Bodo/Glimt dari Liga Champions

Reynaldi Hermawan
Inter tersingkir dari Liga Champions usai kalah dari Bodo/Glimt, Cristian Chivu akui timnya tidak cukup kompetitif dan kalah energi.. (Foto: Football Italia)

MILAN, iNews.id - Inter Milan tersingkir dari Liga Champions setelah kembali kalah dari Bodo/Glimt. Pelatih I Nerazzurri Cristian Chivu mengakui timnya tidak cukup kompetitif di Eropa.

Kekalahan 1-2 di San Siro memastikan langkah Nerazzurri terhenti usai agregat 2-5 untuk wakil Norwegia.

Tugas Inter sudah berat sejak leg pertama. Mereka kalah 1-3 di Norwegia dan harus mengejar defisit dua gol. Bermain di kandang sendiri, Inter mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, namun efektivitas menjadi masalah utama.

Absennya Lautaro Martinez dan Hakan Calhanoglu berdampak besar terhadap daya gedor. Serangan Inter terlihat tumpul meski tekanan terus diberikan sepanjang pertandingan.

Gol pembuka Bodo/Glimt lahir dari kesalahan Manuel Akanji yang dimanfaatkan Jens-Petter Hauge. Situasi itu menjadi titik balik pertandingan. Hakon Evjen kemudian menambah keunggulan tim tamu, sedangkan gol Alessandro Bastoni melalui situasi sepak pojok datang terlambat untuk mengubah keadaan.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Piala Dunia 2026 Jadi Penentu Nasib Brahim Diaz, Juventus dan Inter Milan Siaga Menunggu

57 tahun lalu

Chivu Tak Panik! Inter Milan Kantongi Pengganti Ideal Denzel Dumfries

57 tahun lalu

Robin van Persie Dipecat Feyenoord, Lolos Liga Champions Tak Cukup!

57 tahun lalu

Florentino Perez Jadi Presiden Real Madrid Lagi: Jose Mourinho Kembali!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal