Meski tertekan, Atalanta tetap mampu menciptakan ancaman. Gianluca Scamacca sempat melepaskan tembakan yang mengarah langsung kepada kiper Roma Mile Svilar. Setelah itu, Donyell Malen juga mendapatkan peluang, tetapi Carnesecchi kembali menjadi tembok kokoh di bawah mistar.
Memasuki babak kedua, Atalanta justru berhasil mencuri keunggulan. Hanya 90 detik setelah pertandingan kembali dimulai, Charles De Ketelaere melakukan aksi individu di sisi kiri sebelum bola liar jatuh ke kaki Éderson.
Tanpa ragu, Ederson langsung melepaskan tendangan keras yang meluncur melewati Svilar. Gol tersebut membuat Atalanta unggul 1-0 dan membuat Roma harus meningkatkan tekanan.
Roma kemudian memasukkan beberapa pemain pengganti untuk menambah daya serang. Matías Soulé dan Santiago Castro menjadi ancaman serius bagi pertahanan Atalanta. Castro bahkan sempat dua kali membentur tiang gawang.
Atalanta terlihat akan membawa pulang tiga poin setelah mampu mempertahankan keunggulan hingga mendekati akhir pertandingan. Namun, pertahanan mereka akhirnya runtuh pada menit ke-90.