"Ini adalah pertandingan pertama. Setiap laga selalu menjadi kesempatan untuk berkembang dan menjadi lebih baik. Saat ini kami berada dalam proses persiapan, sehingga pertandingan seperti ini sangat penting untuk membangun kebugaran. Kami senang bisa berada di sini, berlatih, dan memainkan pertandingan," katanya.
Maresca juga menegaskan setiap pelatih memiliki pendekatan berbeda. Karena itu, dia merasa memiliki tanggung jawab menghadirkan identitas baru di Manchester City setelah era panjang Pep Guardiola berakhir.
"Setiap pelatih bisa membawa sesuatu yang berbeda. Target saya, sekaligus tugas saya, adalah memperkenalkan ide-ide baru," tegas mantan pelatih Leicester City tersebut.
Pada tur pramusim Asia 2026, Manchester City belum diperkuat sejumlah pemain senior yang baru saja tampil di Piala Dunia 2026. Kondisi tersebut membuat Maresca membawa banyak pemain akademi ke Hong Kong untuk mendapatkan pengalaman bersama tim utama.
Meski mengandalkan banyak pemain muda, Maresca mengaku puas dengan kualitas yang ditunjukkan selama sesi latihan. Dia menilai para pemain akademi memiliki energi besar dan antusiasme tinggi untuk bersaing di level tertinggi.