Serrano menjelaskan timnya mulai kehilangan fokus setelah gol pertama Indonesia. Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh skuad Garuda untuk memperlebar keunggulan.
Dia menyoroti dua gol awal Indonesia berasal dari kesalahan yang sama di lini belakang. Hal itu membuat organisasi permainan timnya terganggu.
“Dua gol pertama mereka berasal dari kesalahan yang sama. Kami sedikit kehilangan organisasi di lini belakang, lalu para pemain mereka melakukan aksi yang sangat baik dengan memanfaatkan ruang tersebut,” kata dia.
Meski begitu, Serrano menilai timnya tampil lebih baik setelah turun minum. Dia merasa ada perubahan dalam permainan meski tetap kebobolan di babak kedua.
“Kami kemudian memperbaikinya saat jeda, dan saya percaya pertandingan berjalan berbeda setelah itu,” ujar dia.