Diletta Leotta. (Foto: Power Sportz magazine)

Diletta Leotta, Reporter Serie A yang Seksi Pernah Dipaksa Buka Baju

Reynaldi Hermawan

MILAN, iNews.id – Nama Diletta Leotta mungkin sudah tidak asing di kalangan pemuja Serie A Italia. Ya, wanita seksi berambut pirang itu adalah seorang jurnalis olahraga dari stasiun televisi DAZN.

Suatu ketika, Leotta dilecehkan para suporter saat meliput laga Napoli kontra Brescia di Stadio San Paolo, September 2019 lalu. Insiden berawal ketika dara berusia 28 tahun itu berjalan di pinggir stadion.

Kaus putih ketat yang dikenakan Leotta mengundang perhatian para tifosi di salah satu tribune. Para suporter kemudian kompak menyuruhnya membuka baju dan memperlihatkan bagian tubuhnya.

Apa reaksi Leotta? Dia tetap berjalan dengan elegan sambil tersenyum dan mengacungkan jempol ke bawah. Respons santainya diapresiasi para tifosi dengan bertepuk tangan dan bersiul.

Itu bukan kasus pertama yang menimpa Leotta. Sebelumnya, mantan presenter Sky Sports Italia itu sempat dibuat stres lantaran foto dan video syurnya bertebaran di media sosial pada Januari 2017.

Kini, Leotta yang tinggal di Milan tengah menjalani masa karantina seperti warga Italia lainnya. Meski demikian, wanita lulusan Fakultas Hukum Universitas Luiss di Roma itu tetap sibuk bekerja dari rumah alias Work From Home (WFH).

Dia menjalankan program yang diberi nama DAZN Calling. Di dalam acara tersebut, Leotta mewawancarai insan olahraga Italia melalui video call.

“Saya mengajukan pertanyaan melalui video dari rumah ke bintang-bintang olahraga tentang bagaimana mereka menghabiskan periode ini. Kemudian kami mencoba menyampaikan pesan positif dan harapan kepada semua orang,” kata Leotta kepada The Sun.

Selain bekerja, Leotta juga menghabiskan waktu karantina dengan menjalankan hobinya seperti olahraga dan memasak. Sebab jika tidak, dia akan merasakan jenuh lantaran hanya tinggal sendiri di rumah. Semua kegiatannya biasnya dipamerkan di Instagram @dilettaleotta.

“Orang tua saya tinggal di Catania, Italia Selatan. Saya berbicara dengan mereka setiap hari baik hanya di telepon atau Skype. Itu membuat kami merasa lebih dekat meskipun jauh,” ujarnya.

“Saya kemudian banyak berolahraga. Saya membaca buku, menonton film dan membuat kue. Kue mandarin, favorit saya,” ucapnya.

Presenter cantik itu berharap situasi di Italia segera kondusif dan sepak bola kembali berlanjut. Saat ini, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) belum bisa memutuskan kapan Serie A berjalan sejak dihentikan 9 Maret silam.

“Saya suka sepak bola. Saya sangat merindukannya. Tapi sekarang semua pikiran harus difokuskan pada masalah kesehatan dan keselamatan. Belakangan ini, banyak media olahraga menyiarkan pertandingan lama tim nasional Italia untuk meningkatkan kebanggaan nasional kami,” tuturnya.


Editor : Abdul Haris

BERITA TERKAIT