Namun, mayoritas gol tersebut tidak tercipta saat dia berperan sebagai penyerang murni. Sepanjang karier, Ronaldo lebih sering mencetak gol saat bergerak dari sisi sayap, bukan berdiri sebagai target man di kotak penalti.
Legenda Prancis dan Barcelona Thierry Henry menilai aspek itu menjadi akar masalah Portugal pada laga pertama. Dalam analisisnya di FOX, Henry menjelaskan Ronaldo terlalu fokus mengejar gol pribadi sehingga mengganggu alur serangan tim.
“Satu hal yang penting, terutama untuk penonton di rumah. Tim yang perlu mencetak gol, bukan kamu yang harus mencetak gol,” ujar Henry dikutip dari Sport Bible.
“Portugal sedang menguasai bola, Conceicao akan menerima bola, dan Cristiano Ronaldo sudah berkali-kali berada di posisi seperti ini,” lanjutnya.
“Jika dia berlari ke area itu, dia memaksa bek mengambil keputusan untuk menutup area enam yard. Namun karena dia ingin mencetak gol, dia justru masuk ke jalur Bruno Fernandes,” kata Henry.