Presa menilai kondisi stadion yang sudah usang membuatnya tidak layak digunakan. Sebaliknya, para suporter menyalahkan sang presiden karena dianggap membiarkan fasilitas stadion mengalami kerusakan.
Rayo Vallecano, yang berada di peringkat ke-12 klasemen La Liga, akhirnya bisa menggelar pertandingan di stadion mereka saat jeda internasional. Klub tersebut memainkan laga persahabatan melawan Cagliari pada Sabtu.
Namun, perhatian kemudian tertuju pada ruang VIP yang biasanya digunakan Presa. Area tersebut dilaporkan menjadi sasaran perusakan, dengan coretan dan gambar vandalisme menghiasi sejumlah bagian.
Salah satu grafiti yang terlihat berbunyi, “Presa Veta Ya”, yang berarti “Presa, mundur sekarang”. Rayo Vallecano mengecam aksi tersebut dan menyebutnya sebagai bagian dari kampanye pelecehan terhadap presiden klub dan keluarganya.
Klub itu juga melontarkan kritik kepada Mariano de Paco, pejabat bidang olahraga di Pemerintah Daerah Madrid. Dalam pernyataan resminya, Rayo Vallecano mempertanyakan bentuk kolaborasi pemerintah dan pihak swasta dalam pengelolaan Stadion Vallecas.