Dukungan tersebut bahkan berdampak pada aktivitas tim menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Antusiasme masyarakat yang ingin bertemu pemain membuat tim harus menyesuaikan rencana akomodasi.
"Saya sering kesulitan menjelaskan semangat mereka. Kasih sayang itu bahkan menyebabkan sedikit perubahan rencana menjelang final turnamen."
"Kami harus mengganti hotel karena terlalu banyak orang yang menghentikan kami untuk berfoto dan meminta tanda tangan," tambahnya.
Pengalaman itu menjadi salah satu gambaran besarnya perhatian publik terhadap Timnas Indonesia. Bagi Emil, keberhasilan meraih gelar juara tidak hanya menghadirkan pencapaian di lapangan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya ikatan antara skuad Garuda dan para pendukungnya.