Persijap mengawali musim dengan kekalahan 0-2 saat bertandang ke markas Madura United FC pada pekan pertama. Hasil tersebut menjadi awal dari rangkaian hasil negatif yang terus berlanjut pada pertandingan berikutnya.
Pada pekan kedua, Persijap kembali menelan kekalahan saat bermain di kandang sendiri. Borneo FC Samarinda berhasil membawa pulang kemenangan 1-0, sebelum Persib Bandung mengalahkan Laskar Kalinyamat dengan skor 2-1 pada pekan ketiga.
Kekalahan paling telak kemudian terjadi ketika Persijap menghadapi Bali United FC pada pekan keempat. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Persijap takluk 1-6 dari tuan rumah pada Sabtu (10/10/2026).
Persijap kini harus segera melakukan pembenahan di tengah tekanan hasil buruk pada awal musim. Antonio Claudio mengemban tugas untuk memimpin tim melewati masa transisi setelah manajemen memutuskan berpisah dengan Mario Lemos.
Ujian pertama Antonio sebagai caretaker akan berlangsung saat Persijap menjamu Isenmulang Kalteng FC. Pertandingan tersebut dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, pada Jumat (16/10/2026).
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Persijap untuk berusaha menghentikan tren kekalahan sekaligus memperbaiki performa di Super League 2026-2027. Perhatian kini tertuju pada langkah Antonio Claudio dalam mempersiapkan tim setelah pergantian pelatih di tengah kompetisi.