Meski berharap bisa lanjut, Sadad menegaskan Erspo sudah menyiapkan diri menghadapi semua kemungkinan. Dia menilai dua tahun bekerja sama dengan PSSI memberi dampak besar terhadap pertumbuhan brand.
“Kami harus tetap move on dan kalau diberikan kesempatan kami juga harus move on dengan koleksi yang lebih bagus lagi. Walaupun enggak, kami juga berterima kasih banget terhadap PSSI dan juga komunitas sepak bola yang sudah mendewasakan Erspo, mendewasakan saya secara pribadi selama dua tahun terakhir ini,” tutur Sadad.
Sadad menilai perkembangan kualitas produk Erspo tak lepas dari kritik dan masukan publik sepak bola nasional. “Pasti enggak mungkin ada Erspo dengan koleksi yang seperti sekarang kalau enggak ada masukan-masukan yang kami terima dari komunitas sepak bola,” kata dia.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait pemenang tender apparel Timnas Indonesia. Sebelumnya, pengumuman sempat direncanakan pada Desember 2025.
“Belum, kabar pastinya kan PSSI yang tahu. Jadi kalau dari saya secara pribadi kami sangat support apa pun keputusan dari PSSI,” ujar Sadad.
Dia juga menegaskan dukungan penuh kepada kepemimpinan federasi. “Mendukung keputusan dari Pak Erick atau mungkin dari tim PSSI, semuanya kami support sekali,” kata dia.