Cesc Fabregas dikabarkan akan ke Como 1907 yang dilatih legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto. (Foto: Eurosport)
Andhika Khoirul Huda

COMO, iNews.id – Bintang sepak bola Spanyol, Cesc Fabregas, tampaknya telah memutuskan akan bermain di klub mana musim depan. Terbaru, Fabregas dilaporkan setuju bergabung dengan klub divisi dua Liga Italia, Como 1907 yang dilatih legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto.

Fabregas berstatus tanpa klub sejak 1 Juli 2022 lalu usai kontraknya dengan AS Monaco tak diperpanjang. Sebelumnya, dia telah berada di klub raksasa Liga Prancis itu sejak Januari 2019 lalu.

Setelah itu, nasib pemain berusia 35 tahun tersebut belum jelas karena tidak ada klub yang berminat mendatangkannya. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, Como 1907 disebut telah melakukan pendekatan padanya.

Jurnalis spesialis transfer, Fabrizio Romano kemudian melaporkan kabar terbaru terkait Fabregas pada Senin (25/7/2022). Lewat Twitter-nya, @FabrizioRomano, Como 1907 telah mencapai kesepakatan verbal dengan Fabregas. Juara Piala Dunia 2010 itu dikontrak selama dua tahun hingga 2024 mendatang.

Selanjutnya, mantan pemain Arsenal itu bakal terbang ke Italia pada Agustus mendatang. Lalu, dia akan melakukan tes medis bersama Como 1907 untuk menyelesaikan transfernya.

Dengan begitu, maka Fabregas bakal dilatih oleh Kurniawan Dwi Yulianto. Sebab, striker legendaris Tim Merah-Putih itu berstatus sebagai asisten pelatih di Como FC.

Di klub kasta kedua Liga Italia itu, Kurniawan DY membantu sang pelatih kepala, Giacomo Gattuso. Dia juga akan bekerja sama dengan satu asisten pelatih lainnya, yakni Massimiliano Guidetti.

Sebelumnya, Kurniawan DY pernah menjadi pelatih kepala di Sabah FC, dan menjadi asisten pelatih di Timnas Indonesia dan Borneo FC. Tentu saja, menarik melihat seorang legenda sepakbola Tanah Air yang pernah berseragam Sampdoria itu untuk melatih seorang bintang sepakbola dunia seperti Fabregas.

Sebagai tambahan, Como 1907 baru saja promosi ke divisi dua Liga Italia alias Serie B usai menjadi juara kompetisi kasta ketiga Negeri Pizza musim lalu. Sebelumnya, mereka sempat mengalami kebangkrutan pada 2016 lalu dan turun ke divisi empat Liga Italia. Namun, setelah dibeli oleh salah satu perusahaan raksasa asal Indonesia, Grup Djarum, mereka berhasil bangkit dari keterpurukan.


Editor : Dimas Wahyu Indrajaya

BERITA TERKAIT