Salah satu bentuk tekanan tersebut terlihat ketika Arsenal menghadapi Brighton dalam pertandingan Piala FA pada 2013. Saat itu, sejumlah pendukung membentangkan spanduk bertuliskan, "Arsene thanks for the memories but it’s time to say goodbye".
Arsenal memang mengalami paceklik trofi selama sembilan tahun sejak 2005 sebelum mengakhiri penantian dengan menjuarai Piala FA pada 2014. Mereka kembali mempertahankan trofi tersebut pada 2015, tetapi keberhasilan itu belum mampu menghentikan kritik dari sebagian suporter.
Tekanan terhadap Wenger semakin terlihat pada pertengahan 2010-an ketika fan TV berkembang melalui YouTube dan media sosial. Wenger menjadi sasaran kritik dari sejumlah penggemar Arsenal yang aktif membuat konten di berbagai platform tersebut.
Ferguson memiliki pandangan berbeda mengenai situasi yang dialami Wenger. Dia menilai persoalan Arsenal tidak bisa dilepaskan dari keputusan klub pindah dari Highbury ke Emirates Stadium pada 2006.
Arsenal meninggalkan Highbury untuk membangun markas baru berkapasitas 60.000 penonton di Ashburton Grove. Sebelum kepindahan tersebut, Wenger sempat memiliki peluang menangani Real Madrid, tetapi memilih bertahan di London Utara.