FIFA Hukum Berat 1 Pemain Argentina, Terancam Jadi Penonton di Piala Dunia 2026

Reynaldi Hermawan
FIFA resmi memperluas hukuman Gianluca Prestianni usai kasus penghinaan terhadap Vinicius Junior, membuat peluang tampil di Piala Dunia 2026 terancam. (Foto: Kiro 7)

Kasus ini awalnya juga memicu penyelidikan terkait dugaan ucapan rasialis kepada Vinicius Junior. Prestianni sempat dituduh menggunakan kata berbahasa Spanyol yang mengarah pada penghinaan rasial.

Namun UEFA tidak menemukan bukti kuat terkait tuduhan tersebut. Pada akhirnya, dia dijatuhi hukuman karena penghinaan homofobik.

Prestianni membantah dirinya melakukan tindakan rasialis. Dia juga mengaku kecewa dengan keputusan hukuman yang dijatuhkan kepadanya.

"Saya tidak pernah menjadi rasis, dan tidak akan pernah menjadi rasis. Hal yang paling menyakitkan bagi saya adalah dituduh melakukan sesuatu yang tidak pernah saya lakukan," kata dia.

"Itu adalah sesuatu yang tidak saya katakan, dan mereka menghukum saya tanpa bukti."

Kasus ini kembali menjadi sorotan besar di sepak bola Eropa, terutama terkait ketegasan FIFA dan UEFA dalam menangani dugaan diskriminasi di lapangan.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Tak Ingin Diusir, Timnas Iran Minta Jaminan Tak Dikaitkan dengan Militer di Piala Dunia

Internasional
1 hari lalu

Iran Surati FIFA Minta Jaminan Tak Singgung Garda Revolusi saat Piala Dunia

Soccer
2 hari lalu

Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Timnas Indonesia Ketiban Untung

Soccer
2 hari lalu

Matheus Cunha Dicoret dari Sisa Musim MU, Fokus Piala Dunia 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal