FIFA Hukum Berat 1 Pemain Argentina, Terancam Jadi Penonton di Piala Dunia 2026

Reynaldi Hermawan
FIFA resmi memperluas hukuman Gianluca Prestianni usai kasus penghinaan terhadap Vinicius Junior, membuat peluang tampil di Piala Dunia 2026 terancam. (Foto: Kiro 7)

Kasus ini awalnya juga memicu penyelidikan terkait dugaan ucapan rasialis kepada Vinicius Junior. Prestianni sempat dituduh menggunakan kata berbahasa Spanyol yang mengarah pada penghinaan rasial.

Namun UEFA tidak menemukan bukti kuat terkait tuduhan tersebut. Pada akhirnya, dia dijatuhi hukuman karena penghinaan homofobik.

Prestianni membantah dirinya melakukan tindakan rasialis. Dia juga mengaku kecewa dengan keputusan hukuman yang dijatuhkan kepadanya.

"Saya tidak pernah menjadi rasis, dan tidak akan pernah menjadi rasis. Hal yang paling menyakitkan bagi saya adalah dituduh melakukan sesuatu yang tidak pernah saya lakukan," kata dia.

"Itu adalah sesuatu yang tidak saya katakan, dan mereka menghukum saya tanpa bukti."

Kasus ini kembali menjadi sorotan besar di sepak bola Eropa, terutama terkait ketegasan FIFA dan UEFA dalam menangani dugaan diskriminasi di lapangan.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Adik Lamine Yamal Kembali Viral di Piala Dunia 2026, Aksinya Bikin Gemas dan Curi Perhatian

57 tahun lalu

Carrick Bangun Benteng! Raksasa Piala Dunia Setinggi 198cm Masuk Radar MU

57 tahun lalu

Gaya Penalti Stutter ala Messi dan Mbappe Sering Gagal, Kenapa Tetap Dipakai?

57 tahun lalu

Lamine Yamal Tak Takut Prancis! Beri Peringatan Keras untuk Mbappe Cs

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal