Meskipun kontraknya dengan Inter Milan masih tersisa satu tahun lagi, kedua pihak memilih untuk berpisah secara damai. Dalam pernyataan resmi di situs web Inter, klub menyebut perpisahan ini diambil atas dasar kesepakatan bersama.
"Jalan klub dan Simone Inzaghi terpisah," demikian bunyi pernyataan tersebut. Klub juga menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme Inzaghi selama masa kepemimpinannya.
“Inzaghi akan dikenang karena semangatnya yang besar, profesionalisme, dan dedikasinya oleh para penggemar, pemain, direktur, dan karyawan,” tulis pihak klub.
Tidak hanya itu, Inter juga menempatkan nama Inzaghi sejajar dengan pelatih-pelatih legendaris seperti Helenio Herrera, Roberto Mancini, Giovanni Trapattoni, dan José Mourinho—mereka yang dianggap telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan sejarah klub.
Kepindahan Inzaghi ke Al-Hilal merupakan bagian dari gelombang baru klub-klub Saudi yang terus merekrut nama-nama besar dari Eropa. Ini menjadi bukti ambisi besar sepak bola Arab Saudi untuk tampil dominan di tingkat global.
Dengan pengalaman dan track record impresifnya, kehadiran Inzaghi diharapkan bisa membawa Al-Hilal bersaing lebih kompetitif, tidak hanya di level domestik, tetapi juga internasional.