"Kami kehilangan Pellegrini, Dybala, dan Kone di sektor yang sama, sehingga kami berusaha sedikit beradaptasi pada momen-momen tertentu. Kami memiliki Castro sebagai alternatif bersama Malen, tetapi di lini tengah kami kekurangan pemain. Saya berharap ini hanya fase sementara," tutur Gasperini.
Dia menjelaskan Roma sudah melewati tujuh pertandingan dengan kondisi pemain yang cukup terbatas. Meski demikian, para pemain yang tersedia mampu menjaga kebugaran dan memulihkan kondisi dengan cepat.
"Kami sudah memainkan tujuh pertandingan ini dalam kondisi yang sangat sulit, tetapi kami selalu memiliki pemain yang dipersiapkan dengan baik dan mampu pulih dengan cepat. Mora? Dia baik-baik saja, 17 pemain yang kami miliki semuanya siap. Setelah jeda internasional, kami berharap semua pemain kembali. Pekan ini memang sulit," katanya.
Gasperini juga memberikan perhatian khusus kepada para pemain yang mengisi posisi bek sayap. Dia menilai Wesley, Molina, dan Rensch mampu menjalankan tugas dengan baik meskipun posisi tersebut menuntut tenaga besar sepanjang pertandingan.
"Lulli? Wesley juga tampil sangat baik di posisi tersebut. Molina membutuhkan kesempatan bermain, dan Rensch juga sudah tampil sangat baik. Posisi itu menguras tenaga mereka karena harus menempuh banyak jarak dengan akselerasi dan kecepatan," ucapnya.
Selain membahas kondisi pemain, Gasperini menyinggung target kesempurnaan permainan. Dia menilai tidak ada tim yang bisa selalu tampil sempurna, termasuk klub-klub besar Eropa.
"Kesempurnaan itu tidak ada, baik untuk tim-tim besar maupun untuk kami. Kualitas kami adalah selalu berusaha berkembang. Kami mengetahui karakteristik permainan sendiri, tetapi kami juga tahu masih bisa tampil lebih baik dalam beberapa situasi," ujarnya.