Gawat! Bos Baru Man United Tak Bisa Belanja Jor-joran di Bursa Transfer Mendatang, Kenapa?

Andhika Khoirul Huda
Pemilik 25 persen saham Manchester United Sir Jim Ratcliffe. (Foto: REUTERS)

Menurut laporan The Telegraph yang dilansir dari Goal International pada Rabu (21/2/2024), hal itu terjadi karena Man United telah menghabiskan sekitar 555 juta poundsterling (Rp10,94 triliun) dalam tiga periode transfer musim panas terakhir. 

Hingga kini, finansial klub tersebut belum mampu mengimbangi pengeluaran mereka melalui penjualan pemain. Alhasil, mereka akan terhambat dengan pembatasan peraturan FFP.

Bahkan, Man United mungkin akan semakin dibatasi untuk mengeluarkan uang banyak jika mereka gagal finis di empat besar Liga Inggris 2023-2024 demi mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Sebab, jika hal itu tak tercapai, mereka akan kehilangan setidaknya 40 juta poundsterling (Rp788,9 miliar), yang merupakan bonus bagi setiap tim yang masuk ke babak penyisihan grup Liga Champions.

Dengan kondisi itu, setidaknya Bruno Fernandes dan kolega wajib finis di posisi empat besar Liga Inggris musim ini agar melaju ke Liga Champions musim depan. Sebab, uang yang mereka dapat bisa sedikit menambah biaya yang mereka keluarkan untuk membeli pemain tanpa melanggar ketentuan batas FFP.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
10 jam lalu

Arsenal Bidik Titisan Gareth Bale, Satu Pemain Siap-Siap Jadi Tumbal

Soccer
1 hari lalu

Arsenal Buka Pembicaraan untuk Rekrut Bek Seharga Rp1,16 Triliun

Soccer
3 hari lalu

MU Pantau Gelandang Napoli, Tak Perlu Keluar Biaya Mahal

Soccer
3 hari lalu

Striker Parma Buka Peluang Gabung AC Milan, Rossoneri Siap Bergerak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal