Idzes menilai peningkatan nilai pasar juga mencerminkan perkembangan kolektif Timnas Indonesia. Dia menyebut kemajuan itu tidak hanya terjadi pada dirinya, melainkan pada banyak pemain Garuda yang berkarier di luar negeri.
“Tentu saja value anda juga ditunjukkan di nilai pasar. Tetapi saya pikir itu juga menunjukkan bahwa seluruh bagian tim nasional semuanya berkembang,” sambungnya.
Menurut Idzes, sejumlah pemain Timnas Indonesia lain juga mengalami progres signifikan, termasuk Calvin Verdonk, Maarten Paes, Ole Romeny, dan Kevin Diks yang tampil reguler di kompetisi Eropa.
“Ada yang bermain di klub bagus di Eropa, bahkan di Indonesia juga mereka banyak berkembang. Anda lihat levelnya berkembang,” ucapnya.
Bek berpostur jangkung itu menilai tren positif tersebut membawa dampak besar bagi masa depan sepak bola nasional. Penyebaran pemain Indonesia di berbagai liga top menjadi indikator peningkatan kualitas secara menyeluruh.
“Saya pikir itu penting untuk sepak bola Indonesia. Ada yang bermain di Lille, Monchengladbach, ada yang bermain di Serie A, ada juga yang bermain di Amerika Serikat. Kita lihat semua orang berkembang,” tuturnya.
Jay Idzes menutup pernyataannya dengan optimisme tinggi. Dia melihat kemajuan tersebut sebagai sinyal kuat kebangkitan Timnas Indonesia di level internasional.
“Saya pikir itu bicara banyak tentang Timnas juga tentang sepak bola Indonesia. Kita sudah banyak berkembang dan itu pertanda bagus,” ucap Idzes.