Borneo FC mencoba merespons cepat. Empat menit berselang, Coutinho kembali memiliki kesempatan emas namun tembakannya melebar. Tekanan semakin meningkat di menit ke-66 saat tendangan Mariano Peralta memaksa Hauptmeijer melakukan penyelamatan gemilang.
Serangan demi serangan terus diluncurkan Borneo FC hingga memasuki menit ke-80. Namun pertahanan Bali United tetap disiplin dan tidak memberi ruang sedikit pun kepada lini depan Pesut Etam yang selama ini sangat tajam.
Pada akhirnya, Bali United mampu mengunci kemenangan penting ini. Selain meraih tiga poin, mereka mencetak sejarah sebagai tim pertama yang memutus rentetan 11 kemenangan Borneo FC sejak awal musim.
Kemenangan ini sekaligus menunjukkan bahwa persaingan papan atas Super League 2025/2026 semakin ketat. Bali United menunjukkan mentalitas besar, sedangkan Borneo FC harus bangkit dari kekalahan pertama mereka musim ini.
Borneo FC (4-3-3)
Nadeo Argawinata; Fajar Fathurrahman, Komang Teguh, Christiphe Nduwarugira, Westherley Garcia; Ahmad Agung, Kei Hirose, Juan Villa; Mariano Peralta, Douglas Coutinho, Maicon.
Pelatih: Fabio Lefundes.
Bali United (4-4-2)
Mike Hauptmeijer; Andhika Wijaya, Joao Ferrari, Rizky Dwi Febrianto, Ricky Fajrin; Brandon Wilson, Kadek Agung, Jordy Bruijn, Tim Receveu; Thijmen Goppel, Boris Kopitovic.
Pelatih: Johnny Jansen.