Dalam prosesi pengundian, Persib dan Manila Digger ditempatkan sebagai calon penghuni pot keempat. Sesuai regulasi AFC, klub dari pot tersebut akan bertemu tim yang berasal dari pot pertama, kedua, dan ketiga.
Pengundian dilakukan Wakil Sekretaris Umum Kompetisi AFC, Shin Man Gill. Dia dibantu legenda Kuwait SC, Saad Al-Houti, serta Fan Zhiyi yang merupakan mantan pemain Shanghai Shenhua.
Dari hasil undian, slot Persib/Manila Digger masuk Grup E. FC Seoul menjadi wakil pot pertama, Melbourne Victory berasal dari pot kedua, sedangkan The Cong-Viettel menempati posisi dari pot ketiga.
Komposisi tersebut membuat Persib langsung berpotensi menghadapi persaingan sengit jika berhasil melewati babak pendahuluan. FC Seoul membawa nama besar Korea Selatan, sementara Melbourne Victory menjadi salah satu klub Australia yang memiliki pengalaman di kompetisi Asia.
The Cong-Viettel juga menjadi lawan yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Klub Vietnam tersebut melengkapi persaingan Grup E yang mempertemukan wakil dari Korea Selatan, Australia, Vietnam, dan Indonesia atau Filipina.