Jelang paruh babak berakhir, kedua kubu masih mengalami kesulitan dalam hal peluang. Minimnya kreativitas para gelandang menjadi penyebab pertandingan di Stadio Olimpico berakhir seri di jeda turun minum, dengan skor 0-0.
Bisa dibilang, duel di awal babak kedua tak jauh beda sebelum jeda turun minum. Lazio masih menguasai penguasaan bola dan mengandalkan kombinasi umpan pendek.
Upaya tersebut masih belum mampu untuk membongkar pertahanan solid yang dikawal Merih Demiral dan kawan-kawan. Terpantau hingga menit 70', lima tembakan percobaan sudah dilesatkan. Namun hanya satu yang mengarah ke gawang.
Bukan karena skema serangannya lebih baik, Atalanta hanya memiliki catatan yang lebih bagus jika membuat peluang. Dari dua kesempatan yang didapat, semuanya terkonversi menjadi shots on target meski belum mampu memecah kebuntuan.
Terus mengalami kesulitan, baik Maurizio Sarri dan Gasperini melakukan perombakan demi mendapatkan gaya bermain yang lebih baik. Sayangnya, Gasperini nampak sedikit gagal dalam meraciknya lantaran kian bermain di bawah tekanan.