Babak Kedua
The Prestige Phoenix -julukan RANS- kembali menguasai jalannya pertandingan di menit-menit awal. Mereka bermain lebih agresif dengan mengambil inisiatif menyerang lebih dulu.
Pada menit ke-52, Kenshiro Daniels mengancam gawang tim tamu. Walau demikian, tendangan keras dari dalam kotak penalti bisa ditepis oleh Nadeo Argawinata.
Sebelas menit berselang, Borneo FC balik menebar ancaman lewat tendangan bebas Stefano Lilipaly. Meski begitu, bola masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Menyadari tekanan dari Borneo FC, RANS membalas serangan. Peluang kemudian didapatkan. Namun, tandukan dari Tavinho yang mengarah tepat ke pelukan Nadeo.
Jual beli serangan terus terjadi setelah itu. Kedua tim bermain dalam tempo cepat dan pertarungan keras berlangsung di lini tengah. Memasuki 10 menit terakhir, RANS mulai menerapkan strategi umpan-umpan panjang ke lini pertahanan lawan.
Mereka beberapa kali mendapat peluang. Hanya saja, penyelesaian akhir RANS yang masih belum sempurna, sehingga membuat gol yang ditunggu tak kunjung datang.
Pada menit ke-88, sebuah kemelut terjadi di kotak penalti Borneo FC setelah umpan manis Maruoka mampu dihalau bek lawan. Kemudian, bola liar disambar oleh Evandro Brandao, namun lagi-lagi mengarah tepat ke pelukan Nadeo.
RANS terus mengepung pertahanan tim tamu di menit-menit akhir pertandingan. Namun, mereka tak mampu menyamakan kedudukan hingga peluit panjang dibunyikan. Alhasil, Borneo FC sukses mengamankan kemenangan dengan skor tipis 1-0.
SUSUNAN PEMAIN
RANS NUSANTARA (4-3-3)
Hilmansyah; Marckho Sandy Merauje, Kiko, Dandi Maulana, Taufik Hidayat; Paulo Sitanggang, Mitsuru Maruoka, Rizky Pellu; Abdul Rahman, Tavinho, Kenshiro Daniels.
Pelatih: Eduardo Almeida
BORNEO FC (4-3-3)
Nadeo Argawinata; Fajar Fathur Rahman, Leo Lelis, Silverio Silva, Leo Guntara; Adam Alis, Kei Hirose, Wiljan Pluim; Terens Puhiri, Muhammad Sihran, Stefano Lilipaly.
Pelatih: Pieter Huistra