Wasit awalnya membiarkan permainan berjalan. Namun, setelah meninjau tayangan melalui monitor VAR di tepi lapangan, keputusan berubah menjadi penalti untuk Bournemouth.
Justin Kluivert yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit kedelapan. Gol tersebut sekaligus menghadirkan cerita menarik karena sang ayah, Patrick Kluivert, pernah mencetak gol kemenangan Ajax Amsterdam atas AC Milan pada final Liga Champions 1995.
Petaka AC Milan berlanjut ketika Mike Maignan melakukan pelanggaran terhadap Tyler Adams di dalam kotak penalti. Penjaga gawang asal Prancis tersebut menampar wajah Adams ketika bola sudah berada dalam permainan.
Insiden itu membuat Bournemouth mendapatkan penalti kedua sekaligus keuntungan jumlah pemain setelah Maignan menerima kartu merah. Marcus Tavernier yang maju sebagai eksekutor sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Bournemouth semakin nyaman mengendalikan permainan. Dominasi mereka bahkan membuat pendukung tuan rumah beberapa kali meneriakkan "ole" saat para pemain memperagakan operan beruntun.