Memasuki babak kedua, Arema FC yang dilatih Marcos Santos mencoba meningkatkan intensitas serangan. Dia tampil lebih menekan demi mengejar ketertinggalan.
Namun, solidnya lini pertahanan Persik membuat Arema FC kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang sebagian besar babak kedua.
Gol pertama Arema FC baru tercipta pada menit ke-86 lewat Dalberto. Gol itu memberi harapan bagi tim Singo Edan untuk mengejar ketertinggalan.
Tekanan Arema FC meningkat di sisa waktu pertandingan. Mereka berhasil menambah satu gol lagi, tetapi upaya tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Persik Kediri akhirnya menutup laga dengan kemenangan 3-2, sekaligus memastikan tiga poin penting dalam laga derby penuh tensi tinggi ini.