Gol Rubio menjadi momentum bagi Garudayaksa untuk membalikkan keadaan. Hanya berselang dua menit, Jayro Hestefano Jean mencatatkan namanya di papan skor dan membawa tuan rumah unggul 2-1 pada menit ke-36.
Arema berusaha merespons perubahan keadaan tersebut, tetapi tidak ada gol tambahan hingga babak pertama selesai. Garudayaksa pun memasuki jeda pertandingan dengan keunggulan satu gol atas tim tamu.
Memasuki babak kedua, Garudayaksa berusaha menjaga keunggulan sekaligus mencari gol tambahan. Arema juga meningkatkan upaya menyerang demi mengejar ketertinggalan.
Kebuntuan pada paruh kedua akhirnya pecah pada menit ke-70. Carlos Bezerra mencetak gol ketiga Garudayaksa yang memperlebar keunggulan menjadi 3-1.
Setelah kebobolan untuk ketiga kalinya, Arema berusaha memperkecil selisih gol. Namun, pertahanan Garudayaksa mampu meredam serangan yang dilancarkan tim tamu.