PSIM tampil lebih agresif setelah tertinggal. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun belum mampu menembus lini pertahanan Persita.
Pertahanan Persita tampil disiplin dan mampu meredam setiap serangan yang dibangun oleh pemain PSIM.
Hingga akhir babak pertama, tidak ada tambahan gol. Skor tetap 1-0 untuk keunggulan Persita.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan dengan intensitas lebih tinggi. Kedua tim saling menekan demi mengubah skor.
PSIM terus berusaha mengejar ketertinggalan, sementara Persita mencoba mempertahankan keunggulan sekaligus mencari peluang tambahan.