Memasuki babak kedua, Persijap tidak menurunkan intensitas permainan. Tekanan terus diarahkan ke pertahanan PSM untuk mencari gol tambahan.
Upaya tersebut berbuah manis pada menit ke-62. Iker Guarrotxena menggandakan keunggulan Persijap lewat penyelesaian klinis yang tak mampu diantisipasi kiper PSM.
Gol kedua membuat Persijap semakin leluasa mengatur ritme permainan. PSM berusaha meningkatkan agresivitas, namun penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama.
Beberapa peluang PSM gagal dikonversi menjadi gol, sementara Persijap tampil disiplin menjaga keunggulan hingga laga berakhir.
Peluit panjang memastikan Persijap Jepara menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0 dan meraih poin penuh di kandang sendiri.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Persijap untuk menatap laga-laga berikutnya di Super League 2025-2026, sementara PSM harus segera berbenah untuk kembali ke jalur kemenangan.
Persijap Jepara: Sendri Johansyah; Buyung Ismu, Diogo Brito, Rubio, Yakubu; Alexis Gomez, Wahyudi Hamisi, Borja Herrera; Carlos Franca, Iker Guarrotxena, Rendi Saepul
Pelatih: Divaldo Alves
PSM Makassar: Reza Arya; Victor Luiz, Mufli Hidayat, Yuran Fernandes, Aloisio Neto; Akbar Tanjung, M Arfan; Rizky Eka, Victor Dethan, Jacques Medina; Alex Tanque
Pelatih: Tomas Trucha