"FIFA alhamdulillah sudah menjawab bahwa kita menjadi tuan rumah. Dan sekarang masih ada sedikit lagi negosiasi mengenai host contract-nya saja, isi-isinya," jelasnya.
Menurut Erick, kontrak tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki pola yang tidak jauh berbeda dengan pengalaman Indonesia saat menggelar turnamen FIFA sebelumnya, termasuk Piala Dunia U-20 dan Piala Dunia U-17 2023.
"Tetapi memang isi daripada host contract tidak berbeda dengan waktu itu kita menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 dan U-17. Jadi tidak banyak berbeda," tutur Erick Thohir.
"Cuma ini ada beberapa hal yang mungkin kita mau sinkronisasikan. Dan alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan rapat terpadu. Pemerintah, Bapak Presiden mendukung penuh event ini."
Erick juga menyampaikan dukungan penuh pemerintah terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Pemerintah berharap Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi juga terus dipercaya menggelar berbagai ajang olahraga internasional.