Usai melakukan pemeriksaan pengawas pertandingan melaporkan lampu padam akibat kehabisan bahan bakar genset.
Akibatnya pertandingan harus ditunda selama 2x30 menit untuk menunggu lampu kembali hidup. Namun hingga waktu yang ditentukan sudah habis, tetapi lampu stadion tak kunjung menyala dan membuat pertandingan gagal digelar.
Direktur Operasional LIB, Sudjarno, mengatakan kasus ini harus dijadikan pelajaran berharga untuk semua. Dia meminta panitia untuk mempersiapkan pertandingan dengan baik dan mengantisipasi kejadian serupa tidak terjadi lagi.
“Ini pelajaran berharga bagi kita semua. Kami memohon kepada semua panitia lokal agar mempersiapkan dan mengantisipasi semuanya secara detail. Sehingga kelalaian teknis seperti di atas, tidak terulang lagi," ucapnya.