Dia menilai Bodo/Glimt lebih terbiasa bermain di lapangan sintetis tersebut. Meski begitu, dia menegaskan duel masih terbuka karena masih ada leg kedua.
“Mereka lebih terbiasa dengan lapangan ini, tetapi itu bukan alasan. Pertandingan masih terbuka, ada leg kedua. Kami tahu mereka berbahaya saat serangan balik dan sekarang kami akan mencoba lolos di San Siro,” kata dia.
Chivu menolak anggapan timnya tampil tanpa determinasi. Menurut dia, instruksi untuk memberi tekanan sudah dijalankan.
“Kami meminta tekanan kepada penjaga lawan, tetapi itu bukan masalahnya,” ucap dia.
Dia menjelaskan persoalan utama muncul saat transisi permainan. “Masalahnya pada beberapa momen transisi. Kami terkejut dengan kecepatan mereka saat melakukan serangan balik,” kata dia.