Pemilik Bournemouth, Bill Foley, pernah mengungkap alasan klub akhirnya memilih Iraola. Menurut dia, Bournemouth saat itu ingin beralih dari gaya serangan balik menjadi tim yang lebih agresif dalam menyerang.
“Yang kami cari adalah gaya bermain yang berbeda. Kami sebelumnya lebih banyak mengandalkan serangan balik. Saya merasa kami harus lebih menyerang, lebih agresif, dan lebih berani menekan. Itu adalah gaya Andoni. Dia merupakan murid Marcelo Bielsa dan menyukai permainan cepat,” kata Foley, dikutip dari Daily Star.
Foley juga mengungkapkan Hughes menjadi orang pertama yang mengusulkan nama Iraola kepada jajaran manajemen Bournemouth.
“Kesempatan itu datang dari Richard Hughes, direktur teknik kami saat itu. Dia datang kepada saya dan Neill Blake selaku CEO, lalu kami mulai membahasnya. Saya berkata, jika kami tidak melakukannya sekarang, mungkin kami tidak akan pernah mendapat kesempatan seperti ini lagi,” ujarnya.
Jika kesepakatan tersebut benar-benar rampung dalam waktu dekat, Liverpool akan memasuki era baru bersama salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Liga Inggris saat ini.