PARIS, iNews.id – Zinedine Zidane baru saja resmi menjadi pelatih baru Timnas Prancis. Namun, penunjukan legenda Les Bleus tersebut tidak hanya membahas kemampuan dia sebagai pelatih, tetapi juga memicu perdebatan terkait agama Islam yang dianutnya.
Zidane resmi dipercaya menggantikan Didier Deschamps yang telah menangani Timnas Prancis selama 14 tahun. Selama masa kepemimpinannya, Deschamps berhasil membawa Les Bleus meraih sejumlah prestasi besar, termasuk gelar Piala Dunia dan UEFA Nations League.
Kedatangan Zidane sebenarnya mendapat perhatian besar karena rekam jejak dia sebagai salah satu tokoh terbesar dalam sejarah sepak bola Prancis. Namun, sorotan terhadap pelatih baru Les Bleus justru melebar ke ranah pribadi karena isu agama ikut dipermasalahkan.
Sejumlah pihak yang memiliki pandangan Islamofobia mempertanyakan keputusan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) menunjuk Zidane sebagai pelatih. Perdebatan tersebut membuat agama yang dianut Zidane ikut menjadi pembahasan di ruang publik.
Anggota Majelis Nasional Prancis dari partai sayap kiri La France Insoumise, Abdelkader Lahmar, kemudian memberikan tanggapan terkait isu tersebut. Dia menilai pembahasan mengenai agama tidak seharusnya muncul dalam penunjukan seorang pelatih tim nasional.