Pelatih asal Portugal itu juga menekankan pentingnya meraih tiga poin di hadapan pendukung sendiri. Selain membuka jalan untuk finis sebagai juara grup, hasil positif di Stadion Segiri diharapkan menjadi modal berharga bagi Borneo FC untuk melanjutkan kiprahnya di AFC Challenge League musim ini.
"Kami bermain di kandang sendiri, jadi kami akan bekerja keras demi kemenangan untuk memastikan kami finis sebagai nomor satu di grup. Kemenangan ini juga akan memberikan kepercayaan diri untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya," tambahnya.
Menghadapi Tainan City, Jeronimo tidak berencana mengubah pendekatan permainan secara khusus. Pelatih berusia 39 tahun itu memilih mempertahankan strategi menyerang dengan mendorong para pemainnya menciptakan peluang sebanyak mungkin demi mencetak gol.
"Tidak ada taktik khusus. Kami akan tetap melakukan hal yang sama: menyerang lawan dan mencoba menciptakan peluang sebanyak mungkin demi mencetak gol yang kami butuhkan untuk lolos. Fokus utama kami besok adalah kemenangan," jelas Jeronimo.
Meski memiliki target jelas, Borneo FC tetap menghadapi persoalan kebugaran pemain. Diego Michiele dan rekan-rekannya hanya memiliki waktu pemulihan efektif sekitar dua hari setelah menjalani pertandingan pertama melawan Yangon United dari Myanmar.