Meski demikian, komentar Mourinho merupakan pandangannya terhadap penanganan kasus tersebut. Penyelidikan dan dugaan yang muncul tidak dengan sendirinya membuktikan Barcelona bersalah melakukan korupsi wasit.
Di tengah pernyataannya mengenai Barcelona, Mourinho juga menjadi pusat perhatian menjelang pertandingan melawan Roma. Dia pernah menangani klub ibu kota Italia itu dan mempersembahkan gelar Liga Konferensi Europa musim 2021-2022.
Pada musim berikutnya, Mourinho membawa Roma mencapai final Liga Europa. Kiprahnya bersama klub tersebut membuat hubungan dengan suporter menjadi salah satu cerita penting menjelang pertemuan di Stadion Olimpico.
Pelatih Roma saat ini, Gian Piero Gasperini, mengakui Mourinho memiliki ikatan emosional dengan para pendukung klub. Dia memperkirakan mantan pelatih Roma itu akan memperoleh sambutan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya.
"Para penggemar kami tentu memiliki rasa cinta kepada Mourinho, sehingga dia layak menerima semua penghargaan yang akan diberikan kepadanya," kata Gasperini pada Selasa.
"Hal-hal seperti itu merupakan perasaan yang muncul secara alami dan tidak bisa dihentikan. Pada saat yang sama, saya yakin ketika pertandingan dimulai, semua emosi akan dikesampingkan dan orang-orang hanya akan mendukung Roma," ujarnya.
Kembalinya Mourinho ke Stadion Olimpico menjadi salah satu sorotan menjelang pertandingan kedua fase liga Liga Champions. Di luar rivalitas di lapangan, komentarnya mengenai kasus Negreira kembali menempatkan Barcelona dan isu perwasitan Spanyol dalam perbincangan sepak bola Eropa.