Skenario terbuka lebar bagi Persija untuk merebut posisi puncak jika mampu mencuri tiga poin dari Persib, dengan catatan Borneo FC gagal menang atau hanya bermain imbang saat menghadapi Persita.
Selain membahas laga klasik, Pramono juga memberikan apresiasi khusus terhadap wajah baru Persija. Dia menyoroti kontribusi signifikan para pemain muda yang tampil menentukan dalam kemenangan terakhir.
Dua gol Persija ke gawang Persijap dicetak pemain berusia 20 tahun, Arlyansyah Abdulmanan dan Aditya Warman. Kontribusi tersebut dinilai sebagai sinyal positif keberhasilan regenerasi tim.
“Hari ini (kemarin) Persija pemainnya lebih didominasi pemain-pemain muda yang luar biasa dan itu terbukti dari dua gol yang dicipta oleh Arlyansyah dan Aditya, menunjukkan bahwa Persija tidak hanya bergantung pada pemain-pemain yang itu-itu saja,” ucap Pramono.
Pramono menilai keberanian memberi ruang kepada pemain muda menjadi kekuatan Persija menghadapi tekanan laga besar. Dia berharap semangat, tempo, dan keberanian tersebut tetap terjaga saat menghadapi Persib.
Pesan Gubernur DKI Jakarta tersebut menegaskan satu hal, laga Persib vs Persija bukan hanya soal rivalitas, tetapi momentum besar bagi Macan Kemayoran untuk mengirim sinyal kuat dalam perburuan gelar musim ini.