BARCELONA, iNews.id – Joan Laporta resmi mengundurkan diri dari jabatan presiden Barcelona. Namun keputusan tersebut bersifat prosedural demi membuka jalan mengikuti pemilihan ulang akhir tahun ini. Langkah ini langsung memicu perhatian publik karena Laporta tetap difavoritkan kembali memimpin klub.
Laporta pertama kali menjabat presiden Barcelona pada Maret 2021 setelah meraih 54 persen suara. Sesuai statuta klub, dia harus mundur setelah hampir lima tahun menjabat untuk bisa kembali mencalonkan diri dalam pemilihan berikutnya.
Selama masa transisi, wakil presiden Rafa Yuste ditunjuk sebagai presiden sementara Barcelona. Yuste akan menjalankan tugas tersebut selama sekitar tiga setengah bulan ke depan.
Pengunduran diri Laporta terjadi hanya beberapa hari setelah Barcelona resmi menarik diri dari proyek European Super League. Keputusan tersebut menjadi salah satu langkah penting klub dalam meredam tekanan politik dan finansial di level Eropa.
Laporta yang berprofesi sebagai pengacara menargetkan kembali menduduki kursi presiden melalui pemungutan suara. Jika terpilih, dia dijadwalkan kembali menjabat mulai 1 Juli mendatang.