Herdman menekankan peran komunitas lokal dalam keberlanjutan sepak bola nasional. Menurut dia, pelatih asing akan datang dan pergi, tetapi orang-orang lokal akan menjadi penjaga kesinambungan.
“Ketika Anda meninggalkan negara ini, mudah-mudahan tidak terlalu cepat, mungkin saya bisa tinggal di sini selamanya, siapa tahu, tetapi Anda harus meninggalkan warisan orang-orang itu. Dan itulah masyarakat lokal itu penting,” ucap Herdman.
John Herdman sendiri dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Selain menangani Timnas Indonesia senior, dia juga memimpin tim U-23, membuat proyek ini semakin strategis dalam membentuk jalur prestasi berkelanjutan.
Langkah Herdman memberi sinyal kuat perubahan arah Timnas Indonesia. Fokus bukan hanya mengejar hasil instan, tetapi membangun sistem yang hidup lebih lama dari masa kontraknya.