Meski hanya kebobolan satu gol, Herdman tetap menjadikannya bahan evaluasi. Dia ingin organisasi pertahanan Timnas Indonesia lebih disiplin dan konsisten hingga pertandingan berakhir.
“Menurut saya tekanan kami sangat agresif sehingga mereka tidak bisa memainkan bola dengan baik,” ujarnya.
Herdman menilai strategi tekanan tinggi sudah berjalan sesuai rencana. Namun, dia tidak ingin kemenangan besar menutupi kekurangan yang masih terlihat di sektor pertahanan.
Pelatih asal Inggris tersebut juga memuji kualitas teknis para pemain Kamboja. Menurut dia, barisan depan lawan memiliki kemampuan untuk menimbulkan masalah saat mendapat ruang.
“Kamboja memiliki kemampuan teknis yang baik dan pemain depan yang bisa menimbulkan masalah,” katanya.
Kemenangan 5-1 tetap menjadi awal positif bagi perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun, Herdman menuntut para pemain terus memperbaiki detail permainan agar tampil lebih solid pada laga berikutnya.
Timnas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Timor Leste di Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026). Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Skuad Garuda untuk kembali menang sekaligus memenuhi target Herdman menjaga gawang tetap nirbobol.