"Kami percaya jika kami fokus pada diri kami sendiri dan fokus membuktikan bahwa kami benar, alih-alih sibuk membuktikan orang lain salah, kami dapat menuntaskan tugas itu dengan baik, karena talentanya ada," kata Herdman.
Herdman menegaskan perjalanan menuju juara FIFA ASEAN Cup 2026 tidak akan mudah. Persaingan di kawasan Asia Tenggara disebut semakin ketat karena banyak tim sudah memiliki pengalaman bermain bersama dalam waktu lama.
Pelatih berusia 51 tahun itu menyadari Timnas Indonesia masih dalam proses membangun identitas baru di bawah arahannya. Herdman belum genap satu tahun menangani skuad Garuda.
"Kami tahu bahwa kawasan ASEAN itu sulit. Sangat kompetitif. Kami datang dengan banyak talenta, namun banyak tim lain membawa banyak pengalaman sebagai tim nasional yang solid," ujar Herdman.
Menurut dia, sejumlah lawan memiliki keuntungan karena para pemain mereka sudah membangun kekompakan selama beberapa tahun. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia yang sedang membentuk karakter permainan baru.