Selain lagu kebangsaan, Herdman juga menyoroti tradisi Timnas Indonesia usai pertandingan. Para pemain berkumpul di tengah lapangan, menghadap ke tribune, lalu menyanyikan lagu Tanah Airku bersama suporter.
Menurut dia, momen tersebut belum pernah dia lihat sepanjang kariernya di dunia sepak bola. Kebersamaan antara pemain dan suporter dianggap sangat kuat dan emosional.
“Apa yang terjadi di akhir pertandingan, saya tidak pernah melihat itu dalam karier sepak bola saya, bisa terhubung dengan penggemar dengan cara seperti itu, itu sangat istimewa,” ungkap dia.
Herdman menilai Timnas Indonesia bukan sekadar tim sepak bola. Dia melihat skuad Garuda sebagai simbol pemersatu masyarakat Indonesia yang tersebar di berbagai pulau.
“Dan Anda harus terhubung, tujuan kami adalah untuk menghubungkan negara ini dari setiap pulau, melintasi ribuan mil yang kami butuhkan dan kami akan memberikan segalanya untuk Anda,” tambah dia.
Pelatih berusia 50 tahun itu juga menegaskan komitmennya untuk memberikan performa terbaik di setiap pertandingan. Dia ingin timnya terus berjuang demi para pendukung.
“Saya akan memberitahu Anda itu, kami akan memberikan segalanya kepada para penggemar ini. Dan kami hanya berharap para penggemar, di saat-saat tersulit kami, mereka juga memberikan segalanya untuk kami, karena akan ada masa-masa sulit,” pungkas dia.