Pemain Persija lainnya, Emaxwell Souza, juga memberikan dukungan pada mental juara tim. Pemain asal Brasil itu menekankan timnya tetap fokus pada target tinggi musim ini.
"Belajar, berkembang, dan kembali lebih kuat. Perjuangan berlanjut, dan tujuan kami tetap sama,” ujar Souza.
Kekalahan di laga kontra Persib menjadi pelajaran berharga bagi Persija. Jordi menegaskan bahwa pengalaman ini akan menjadi modal untuk menghadapi laga-laga berikutnya dengan strategi lebih matang dan semangat juang lebih tinggi.
Selain itu, dukungan Jakmania menjadi energi tambahan bagi Macan Kemayoran. Jordi berjanji bahwa tim akan bekerja keras untuk menampilkan performa maksimal di pertandingan selanjutnya, demi membalas kekalahan dari rival abadi mereka.
Pelatih Persija juga diyakini akan mengevaluasi permainan tim, memperkuat lini pertahanan dan serangan, agar Persija tidak lagi mudah kebobolan di menit-menit awal seperti saat menghadapi Persib.
Dengan semangat baru dan evaluasi strategi, Persija Jakarta siap bangkit dari kekalahan dan memperjuangkan gelar juara Super League 2025-2026. Jordi Amat dan rekan-rekannya menunjukkan mental juara sejati yang tak mudah goyah.