Meski Alonso sudah angkat kaki, spekulasi soal konflik internal kembali mencuat. Bellingham, yang belakangan dikaitkan dengan Liverpool, memilih bereaksi keras.
Lewat pernyataan di aplikasinya, Bellingham meluapkan kekesalan.
"Sampai sekarang saya terlalu sering membiarkan hal-hal seperti ini lewat, berharap kebenaran muncul dengan sendirinya. Tapi jujur saja... omong kosong besar," tulisnya.
"Saya benar-benar kasihan kepada orang-orang yang mempercayai setiap kata dari badut-badut ini dan ‘sumber’ mereka. Jangan percaya semua yang kalian baca," lanjutnya.
Bellingham menegaskan media tertentu perlu bertanggung jawab.
"Sesekali mereka harus dimintai pertanggungjawaban karena menyebarkan informasi menyesatkan yang merusak demi klik dan kontroversi."
Sebelum pernyataan keras itu, Bellingham lebih dulu menyampaikan pesan perpisahan untuk Alonso lewat Instagram.
"Terima kasih, Mister. Sebuah kehormatan. Semoga sukses untuk masa depan."
Ucapan serupa datang dari Kylian Mbappe. Meski sempat viral karena gesturnya saat final Piala Super Spanyol, Mbappe tetap memberi penghormatan.
"Memang singkat, tapi sebuah kehormatan bisa bermain dan belajar dari Anda. Terima kasih atas kepercayaan sejak hari pertama," tulis Mbappe.
"Saya akan mengingat Anda sebagai pelatih dengan ide yang jelas dan pemahaman sepak bola yang luar biasa. Semoga sukses di babak berikutnya."
Pernyataan para pemain bintang ini memperlihatkan gambaran berbeda dari isu yang beredar. Jude Bellingham memilih berdiri di garis depan, melawan rumor, dan menegaskan posisi dirinya di tengah gejolak Real Madrid.