“Ketika kami berada di sepertiga akhir untuk menembus garis pertahanan mereka, di situlah kami perlu berkembang. Kami juga harus meningkatkan cara menciptakan peluang, karena kami berada di posisi itu berkali-kali dan hanya membutuhkan bola 5 cm lebih tinggi, atau di kaki kanan bukan kiri, ini adalah detail kecil yang bisa membuat perbedaan,” tambah Spalletti.
Menurut Spalletti, Juventus memiliki mentalitas untuk terus mengejar gol meski Milan sempat unggul. Sikap tersebut akhirnya menghasilkan gol Gatti pada masa tambahan waktu.
“Tim memiliki kekuatan untuk terus menekan, karena mereka tidak pantas tertinggal, tetapi tetap memiliki tekad yang sama untuk terus maju dengan sikap yang sama, dan akhirnya mendapat penghargaan berupa gol penyama kedudukan,” kata Spalletti.
Pelatih Juventus itu juga mengakui kualitas Milan sebagai lawan. Dia menilai Rossoneri merupakan tim kuat, tetapi Juventus juga memiliki peluang untuk berkembang menjadi tim besar jika mampu mempertahankan sikap seperti dalam pertandingan tersebut.
“Milan adalah tim hebat, tidak ada jalan untuk menghindari itu. Kami bisa menjadi tim hebat, seperti yang kami tunjukkan lagi hari ini, jadi saya memiliki keyakinan dan berterima kasih kepada para pemain atas apa yang mereka tunjukkan hari ini,” tutup Spalletti.