Bagi Thuram, cedera lutut ini menjadi pukulan besar karena masalah tersebut sudah dirasakan sejak akhir musim lalu. Dia bahkan tidak bisa menjalani persiapan pramusim secara normal bersama skuad utama Juventus.
Keputusan menjalani operasi diambil setelah Thuram berkonsultasi dengan spesialis di Lyon. Langkah tersebut diharapkan dapat menyelesaikan persoalan pada lututnya sekaligus membuka jalan menuju pemulihan sebelum memasuki fase kedua musim.
Juventus kini harus melewati beberapa bulan awal kompetisi tanpa Thuram. Kehadiran Sarr menjadi salah satu solusi yang disiapkan klub, tetapi tekanan terhadap kedalaman skuad tetap besar setelah Yildiz juga masuk daftar pemain yang harus menjalani pemulihan panjang.
Jika estimasi empat bulan berjalan sesuai rencana, Thuram baru berpeluang kembali pada Januari 2027. Juventus pun harus mencari cara untuk menjaga performa tim sampai salah satu gelandang andalannya itu kembali tersedia.