Kacau! Chelsea Gak Bisa Isi Bensin Bus Tim karena Kartu Kredit Dibekukan Pemerintah Inggris

Ilham Sigit Pratama
Chelsea semakin merana usai pemerintah Inggris membekukan aset Roman Abramovich. Terbaru, kartu kredit perusahaan tak bisa digunakan untuk membeli bensim bus. (foto: REUTERS/David Klein).

LONDON, iNews.id- Chelsea semakin merana usai pemerintah Inggris membekukan aset bos The Blues Roman Abramovich. Terbaru, kartu kredit perusahaan tak bisa digunakan untuk membeli kebutuhan transportasi, termasuk bensin untuk bus tim.

Kondisi Chelsea terus bergejolak menyusul dibekukannya aset Abramovich di Inggris. Kedekatan bisnis Abramovich dengan pemerintah Rusia menjadi penyebab.

Chelsea dilarang melakukan aktivitas transfer pemain dan menjual merchandise resmi klub. Selain itu, Chelsea juga hanya boleh menghabiskan maksimal 20 ribu Poundsterling atau senilai kurang Rp375 juta.

Terbaru dikutip dari The Athletic, Sabtu (12/3/2022), pemerintah Inggris melumpuhkan kartu kredit perusahaan Chelsea. Hal itu sampai membuat manajemen tidak mampu membeli kebutuhan akomodasi tim untuk laga tandang, termasuk urusan bahan bakar bus tim.

Bus tim umumnya digunakan untuk melakukan perjalanan dari hotel menuju stadion, baik pada laga kandang maupun tandang. Tentu ini sangat ironis bagi klub sekelas Chelsea.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

5 hari lalu

Arsenal Taklukkan Nottingham Forest, Jarak dengan Man City 3 Poin

6 hari lalu

Kondisi Terkini Emiliano Martinez usai Benturan Horor saat Chelsea Lawan Everton

6 hari lalu

Putin Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Prabowo, Doakan Sehat dan Sukses

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal